-->

5 Kesalahan Memanaskan Mesin Sepeda Motor di Pagi Hari

Memanaskan mesin di pagi hari merupakan aktivitas yang rutin dilakukan banyak orang guna menjaga mesin tetap dalam kondisi prima dan memelihara komponen mesin agar terus awet. Manasin mesin kendaraan sebelum hendak berkendara memang sangat dianjurkan, karena oli yang terdapat di dalamnya akan melumasi seluruh bagian mesin yang membutuhkan pelumas. Selain itu, memanaskan mesin juga mencegah terjadinya oli menggumpal serta mengerak di dasar blok mesin.

5 Kesalahan Memanaskan Mesin Sepeda Motor di Pagi Hari

Waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan mesin berkisar 3 sampai 5 menit saja. Akan tetapi, seiring kemajuan teknologi otomotif yang berkembang pesat membuat pabrik motor terus berupaya menerapkan fitur-fitur terbaru yang memberikan kenyamanan pada pengendara, terutama pada performa mesin. Sepeda motor yang sudah memakai teknologi Fuel Injection memiliki rentang waktu yang lebih cepat dalam manasin mesin dibandingkan kendaraan yang masih dibekali sistem pengkabutan karburator. Pasalnya mesin injection didukung oleh fitur pengaturan bahan bakar yang akan menyuplai sesuai kebutuhan mesin, sehingga pengendara tidak perlu menggunakan choke untuk menambah aliran bahan bakar.

Bagi yang punya kendaraan, tentu memanaskan mesin sudah menjadi hal terbiasa. Sayangnya masih banyak kesalahan fatal yang dilakukan orang saat manasin motor di pagi hari dan apabila kebiasaan itu terus dilakukan dapat mempercepat terjadinya kerusakan pada komponen mesin. Lantas, Apa saja kesalahan memanaskan mesin sepeda motor? Simak ulasanya di bawah ini.

Menggunakan Electric Starter

Setiap kendaraan sudah dibekali fitur electric starter dan kick starter. Manfaat kedua fitur tersebut untuk memudahkan pengendara menyalakan mesin sepeda motor sebelum hendak digunakan. Walaupun memiliki peran yang sama, tapi penempatan penggunaan kedua fitur tersebut jelas berbeda. Penggunaan electric starter sebagai langkah awal memanaskan mesin di pagi hari adalah kesalahan yang banyak dilakukan.orang, pasalnya aki akan kehilangan massanya tanpa diisi terlebih dahulu dan dapat memperpendek usia baterai.

Aki sendiri mendapatkan asupan daya secara perlahan dari pemakaian motor setiap harinya. Selain itu, aki juga berfungsi untuk memberikan aliran listrik pada sistem penerangan di malam hari. Memanaskan mesin menggunakan kick starter (engkolan) akan jauh lebih baik, sesuai dengan buku panduan perawatan motor dan langkah ini sekaligus menghemat penggunaan daya aki yang terlalu berlebihan.

Tidak Menggunakan Fitur Choke

Produsen motor selalu menyematkan fitur choke pada kendaraan yang menggunakan sistem pengkabutan karburator. Kondisi mesin yang dingin akan mempersulit pengendara menyalakan motornya, sehingga perlu penggunaan choke agar mesin cepat menyala. Choke akan membantu memperbanyak aliran bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran.

Baca Juga : 4 Hal Yang Mempengaruhi Hidup Tidaknya Mesin

Berbeda dengan kendaraan bermesin injection yang tidak memerlukan bantuan fitur choke. Teknologi yang disematkan pada motor injection memiliki sensor pendeteksi suhu mesin yang akan menganalisa seberapa banyak bahan bakar dan udara yang dibutuhkan untuk menghidupkan mesin di pagi hari. Untuk selanjutnya asupan bahan bakar dan udara akan disesuaikan pada putaran mesin.

Sering di Gas-Gas Pada RPM Tinggi

Menggeber gas saat memanaskan mesin di pagi hari memang diperlukan agar proses pelumasan komponen mesin dapat dilakukan dengan cepat dan sempurna. Ketika manasin mesin tidak perlu menggeber gas yang berlebihan karena dapat menimbulkan getaran mesin yang justru akan merusak komponen mesin itu sendiri. Kekuatan menggeber handle gas yang dianjurkan sampai 3.000 rpm dan cukup dilakukan beberapa kali saja hingga memastikan keadaan mesin sudah terlumasi oli secara merata.

Waktunya Terlalu Lama

Memanaskan mesin dengan intensitas waktu yang terlalu lama dapat membuat temperatur mesin menjadi tinggi, sehingga memicu terjadinya overheating. Bagi kendaraan yang belum dibekali sistem pendingin radiator dan kipas, tentu memanaskan mesin yang terlalu lama sangat tidak dianjurkan karena kendaraan tersebut hanya mengandalkan sistem pendingin udara yang tidak mampu menurunkan suhu mesin dengan cepat.

Baca Juga : Cara Membersihkan Jok Mobil Bahan Kain dan Kulit

Biasanya motor injection yang dilengkapi fitur liquid cooled memiliki sensor pendeteksi yang akan menyala saat suhu mesin tinggi dan akan nonaktif ketika suhu mesin menurun, seperti pada motor Yamaha Vixion. Untuk itu, pengendara hanya perlu waktu 2 – 5 menit untuk memanaskan mesin motor di pagi hari untuk hasil yang optimal.

Dilakukan di Dalam Rumah

Kesalahan selanjutnya yang banyak dilakukan pengendara motor adalah memanaskan mesin di dalam rumah dan ruangan tertutup. Pasalnya sisa hasil pembakaran mesin mengandung gas karbon monoksida (CO) yang berbahaya bagi kesehatan tubuh bila terhirup oleh manusia. Gas karbon monoksida memiliki sifat tidak berwarna dan tidak berbau, maka dari itu ini harus diperhatikan oleh pengendara agar tidak sembarangan menyalakan mesin saat berada dalam rumah.

Baca Juga : 8 Perlengkapan Keselamatan Berkendara Yang Wajib Digunakan

Bila gas CO terhirup oleh manusia dengan jumlah yang terlalu banyak, efeknya dapat membuat kehilangan kesadaran dan mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Untuk memanaskan mesin kendaraan hendaknya dilakukan pada tempat yang terbuka demi menjaga kesehatan orang di sekitar Anda.

Itulah ulasan kesalahan memanaskan mesin sepeda motor di pagi hari. Lima poin di atas hendaknya Anda hindari untuk menjaga kondisi mesin selalu tetap awet. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel