-->

8 Cara Merawat Mobil Bekas Agar Tetap Prima dan Berkualitas

Alasan yang paling besar seseorang membeli mobil bekas adalah harganya yang relatif lebih murah dibandingkan membeli mobil baru di dealer. Ketika kamu memutuskan untuk membeli mobil bekas maka ada hal penting yang wajib kamu pertimbangkan, yaitu cara merawat mobil bekas agar selalu tampil prima dan berkualitas.

Perawatan mobil bertujuan menghindari risiko kerusakan pada beberapa bagian komponen mobil yang bisa saja mengganggu fungsi mobil sebagaimana mestinya. Merawat mesin mobil bekas memang bukan hal yang mudah, namun bukan berarti kamu tidak bisa melakukannya sendiri di rumah.

Kamu hanya perlu memeriksa setiap komponen mobil, seperti cairan mobil, kondisi ban dan lain sebagainya. Bila ditemui kerusakan yang fatal pada mobil dan kamu tidak dapat mengatasinya, sebaiknya minta bantuan montir untuk memperbaikinya.

8 Cara Merawat Mobil Bekas Agar Tetap Prima dan Berkualitas

Cara Merawat Mobil Bekas Yang Baik

Adapun beberapa cara merawat mobil bekas agar tetap prima dan kinclong. Cara ini bisa menjadi panduan kamu untuk merawat mobil bekas di rumah, diantaranya:

1. Hindari Melintas di Jalan Berlubang

Hindari mobil melintas di jalan yang permukaannya tidak rata dengan kecepatan tinggi. Kondisi semacam ini akan membuat beberapa komponen suspensi mobil menjadi cepat rusak, seperti ball joint, pegas dan shock absorber.

Selain itu, kebiasaan berkendara di jalan yang berlubang akan membuat permukaan ban menjadi cepat aus atau menipis. Untuk mengatasinya, kurangi kecepatan mobil  dan berjalan secara berlahan-lahan agar suspensi mobil tidak mendapat reaksi kejut atau getaran yang cukup besar.

2. Periksa Mesin Secara Teratur

Pemeriksaan pada bagian mesin adalah kebiasaan rutin yang wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan. Karena mesin memiliki pengaruh yang besar terhadap performa mobil sehingga harus dalam keadaan sehat dan baik.

Kamu bisa memulai untuk mengidentifikasi seluruh bagian mesin yang rawan mengalami kebocoran atau rembesan, seperti tangki oli, pompa oli, filter oli. Pemeriksaan pada mesin mobil dapat kamu lakukan selama 2 minggu sampai satu bulan sekali secara teratur.

3. Mengganti Oli Sesuai Jadwal

Mengganti oli tepat waktu akan memperpanjang usia komponen pada mobil. Bagian mobil yang membutuhkan oli sebagai pelumas yaitu mesin, transmisi, gardan dan power stering. Lakukan pengecekan oli di tempat bengkel langganan kamu, ganti bila kondisi oli sudah terlalu encer dan menghitam.

Saat mengganti oli, pastikan kamu mendapat selembar kertas tebal yang berisi informasi penggantian oli di waktu berikutnya. Gunakan oli yang tepat dan sesuai rekomendasi dari pabrik, hal ini untuk menjaga performa komponen mesin menjadi lebih optimal.

4. Memeriksa Sistem Pendingin

Sistem pendingin mesin memiliki fungsi yang besar dalam menjaga suhu kerja mesin agar selalu optimal, pastikan kamu selalu memeriksa kondisi cairan radiator dan reservoir tank. Jangan biarkan cair pendingin radiator sampai berkurang dan bahkan kosong, karena bisa membuat mesin mengalami overheat dan lebih parahnya lagi dapat merusak komponen mesin.

Baca Juga :


Lakukan pemeriksaan pada komponen pendingin dan pastikan tidak ada kebocoran cairan. Dikarenakan fungsi radiator sangat penting, sebaiknya gunakan cairan pendingin yang memiliki titik didih tinggi dan terdapat kandungan anti karat.

5. Rutin Memanaskan Mesin di Pagi Hari

Saat hendak bekendara, usahakan mobil sudah dilakukan pemanasan mesin. Setidaknya waktu yang dibutuhkan ialah 15 menit saja. Cara ini bertujuan agar oli yang mulai mengedap di dasar mesin bisa kembali terangkat dan melumasi seluruh komponen dalam mesin.

Selain itu, ini mencegah agar mesin tidak kaget saat hendak digunakan. Lakukan hal ini setiap harinya, untuk merawat mobil bekas kesayangan kamu agar tetap awet.

6. Periksa Filter Karburasi

Masalah yang sering dialami mobil bekas adalah susah untuk dinyalakan, hal ini biasanya terjadi akibat filter karburasi mobil yang kotor. Untuk mengatasinya, bersihkan fiter karburasi menggunakan sikat gigi untuk menyapu kotoran dan kerak yang menempel pada filter.

Sebaiknya ketika membersihkah filter karburasi mobil jangan menggunakan alat compressor ataupun hairdryer, karena dapat merusak lapisan filter.

7. Pastikan Rem Selalu Kondisi Baik

Rem adalah komponen keamanan dalam berkendara, jadi sudah seharusnya kamu menjaga komponen ini agar selalu baik. Gangguan pada sistem rem dapat dengan mudah diketahui saat kamu menginjak pedal rem, bila hasil pengereman kurang nyaman maka kamu perlu memeriksanya.

Lakukan pengecekan mulai dari tabung minyak rem, jika kurang maka segera di isi sampai batas maksimal. Kemudian periksa pada bagian roda, lihat apakah kampas rem masih tebal dan cermati juga sekeliling roda adakah cairan rem yang bocor.

8. Memeriksa Timing Belt

Lakukan pemeriksa secara rutin pada timing belt. Komponen yang satu ini berfungsi untuk menyalurkan putaran pada roda-roda gigi yang dihubungkan pada bagian dalam mesin. Biasanya prosedur penggatian timing belt dilakukan setelah mobil menempuh jarak 40.000 km.

Kerusakan pada timing belt biasanya ditandai dengan adanya retakan dan garis-garis benang yang sudah mulai terlihat. Lakukan pemeriksaan secara berkala minimal satu bulan sekali sehingga kamu bisa memastikan komponen timing belt dalam keadaan baik.

Itulah cara merawat mobil bekas agar awet dan berkualitas, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel