-->

6 Bahaya Memodifikasi Kendaraan Mobil dan Motor Secara Berlebihan

Memodifikasi bagian kendaraan mobil maupun motor menjadi suatu kebutuhan bagi sebagian pecinta otomotif. Di zaman modern banyak orang yang tertarik untuk merombak tampilan kendaraannya agar lebih menarik dan memiliki performa saat berada di jalan raya. Virus memodifikasi mobil atau motor sudah banyak menjamur dikalangan anak muda dan orang dewasa. Bahkan mereka rela mengeluarkan banyak biaya hanya untuk memenuhi kesenangan itu.

6 Bahaya Memodifikasi Kendaraan Mobil dan Motor Secara Berlebihan

Merubah tampilan kendaraan menjadi lebih keren membuat bagian body harus dihilangkan ataupun ditambah dengan komponen baru. Terdapat beberapa body kendaraan yang banyak mengalami modifikasi, yaitu lampu, ban, velg, knalpot dan sebagainya.

Tapi taukah Anda bahwa memodifikasi kendaraan mobil dan motor yang berlebihan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengendara lain. Selain itu juga dapat berurusan dengan pihak kepolisian bila modifikasi yang Anda lakukan telah merubah wujud asli dari kendaraan tersebut. Terdapat Undang-Undang yang menerbitkan peraturan tentang Berlalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang dijelaskan dalam UU No 22 tahun 2009.

Sedikitnya ada 5 alasan mengapa Anda tidak diperbolehkan memodifikasi kendaraan secara berlebihan. Kelima poin ini bisa menjadi pilar bahwa memodifikasi juga dapat mengganggu kenyamanan berkendara dan pengemudi lain. Untuk itu, simak ulasanya dibawah ini.

1. Tubuh Akan Cepat Lelah

Ada bagian kendaraan yang dimodifikasi malah justru merugikan pengemudi. Perubahan posisi stang pada motor yang sudah tidak bawaan pabrik atau aslinya dapat membuat pengemudi cepat mengalami pegal dan lelah ketika melakukan perjalanan jauh maupun dekat. Kenyamanan pegangan stang dan posisi tubuh yang sudah diatur sedemikian rupa oleh pabriknya kini hilang karena ulah modifikasi yang tidak diperhitungkan terlebih dahulu.

Merombak stang yang banyak ditemui sekarang ini adalah dengan memperpendek ukuran stang dan posisi stang yang dibuat aneh-aneh. Posisi tubuh yang kurang sinkronisasi dengan pegangan stang akan mengurangi performa pengendalian motor dan meningkatnya kebosanan karena rasa pegal yang cepat dirasakannya.

2. Mengganggu Kenyamanan Orang Lain

Memodifikasi kendaraan juga dapat menganggu kenyamanan masyarakat, hal ini berkaitan dengan suara yang dihasilkan dari knalpot yang telah mengalami perombakan. Suara knalpot yang berbunyi keras bisa membuat orang lain merasa terusik, apalagi ketika malam hari yang tergolong sunyi maka suara knalpot akan terdengar lebih jelas.

Baca Juga : 8 Perlengkapan Keselamatan Berkendara Yang Wajib Digunakan

Sebaiknya tetap gunakan knalpot aslinya saja, karena desain knalpot bawaan pabrik dibuat dengan mempertimbangkan beberapa faktor yaitu kehalusan suara yang didapatkan dan mampu mengurangi asap hasil pembakaran dengan menambah komponen penyaringan. Atau tidak Anda bisa membeli kendaraan yang memang sudah memiliki suara nyaring dari pabriknya.

3. Membahayakan Pengendara Lain

Tidak menuntut kemungkinan bahwa modifikasi yang berlebihan bisa membahayakan keselamatan pengemudi lain. Merombak bagian kendaraan tanpa memperhatikan aspek keselamatan, tentu bisa memicu terjadinya kecelakaan, seperti penggunaan ukuran ban yang tidak sesuai, mengurangi tinggi kendaraan dan pemakaian warna lampu yang tidak sesuai anjuran berlalu lintas.

4. Rawan Terjadinya Kecelakaan

Perubahan kendaraan yang sudah mengalami modifikasi akan menghilangkan bentuk standar bawaan pabrik, begitu juga dengan standar keamanan kendaraan yang sudah berubah. Apabila tetap melakukan modifikasi secara berlebihan, maka keselamatan Anda bisa terancam, ditambah lagi bila berkendara tidak memakai aksesoris keselamatan yang memadai.

5. Dapat Mengalami Over Heating

Sebagian besar pemilik kendaraan melakukan modifikasi pada bagian mesin guna mendapatkan performa laju kendaraan yang jauh lebih kencang. Tapi taukah Anda bila mesin yang sudah dimodifikasi dapat mengalami over heat yang mengakibatkan kendaraan terbakar? Hal semacam ini terjadi karena temperatur mesin yang berlebih dan tidak adanya pendingin mesin yang memadai. Selain dapat menyebabkan kendaraan terbakar, keselamatan Anda juga bisa terancam.

6. Dapat Kehilangan Masa Garasi

Ternyata merombak atau memodifikasi kendaraan yang berlebihan bisa kehilangan masa garasi, karena telah merubah tampilan kendaraan yang sudah tidak asli bawaan pabrik. Anda tentu tidak mau bukan, jika kecerobohan memodifikasi bisa merugikan diri sendiri. Tapi bila belum siap menerima resiko kehilangan masa garasi, sebaiknya membeli kendaraan bekas yang sudah tidak memiliki masa garasi.

Baca Juga : 7 Kerusakan Karburator dan Cara Memperbaikinya

Itulah bahaya memodifikasi kendaraan mobil dan motor secara berlebihan, sebaiknya dalam merombak kendaraan Anda juga wajib memperhatikan keselamatan dan memodifikasinya pun sewajarnya saja. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel