-->

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Mobil dan motor adalah alat trasportasi darat yang banyak digunakan oleh masyarakat. Dengan adanya kendaraan manusia dapat melakukan perjalanan dekat maupun jauh dengan waktu yang lebih cepat. Saat melakukan perjalanan jauh mesin akan bekerja keras dan membuatnya panas. Namun keberadaan sistem pendingin (cooling system) dapat membantu menjaga suhu kerja mesin dengan optimal dan mencegah terjadinya overheat.

Sekarang ini penggunaan cooling system pada kendaraan lebih umum memakai cairan pendingin dibandingkan pendingin mesin yang memanfaatkan media udara. Pasalnya sistem pendingin air lebih mampu menjaga suhu kerja mesin lebih lama. Prinsip kerja sistem pendingin air adalah kalor pada komponen mesin akan diserap oleh cairan pendingin.  Proses penyerapan kalor inilah yang menuntut rangkaian beberapa komponen.

Jadi air yang berada di mesin akan disirkulasikan secara silir berganti, air radiator yang sudah panas di dalam mesin akan dipompa keluar untuk di dinginkan dan air radiator yang sudah dingin akan kembali masuk ke dalam mesin untuk menyerap panas. Hal ini yang membuat suhu kerja mesin tetap stabil dan bekerja dengan maksimal. Untuk lebih jelas mengenai sistem pendingin, maka kenali dulu nama-nama  komponen pendingin mesin mobil beserta fungsinya.

1. Radiator

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Radiator adalah komponen utama dari sistem pendingin berbentuk lempengan besi yang berfungsi untuk mendinginkan air bersuhu tinggi. Jadi saat di radiator air bersuhu panas yang keluar dari mesin akan di diamkan sementara. Proses pendinginan memanfaatkan aliran udara yang melewati sirip radiator.

Komponen radiator terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Upper tank adalah tangki penampung air panas dari mesin
  • Lower tank adalah tangki penambung air yang sudah mengalami proses pendinginan dan siap disalurkan kembali ke mesin
  • Radiator care adalah saluran pipih yang menghubungkan upper tank dan lower tank.
  • Sirip radiator adalah seng tipis yang disusun antara beberapa core.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa radiator dipasang terpisah dari mesin dan diletakan pada bagian depan mobil. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan aliran udara yang besar sehingga proses pendinginan menjadi lebih efektif dan berjalan dengan cepat.

2. Tutup Radiator

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Tutup radiator berfungsi untuk membantu meningkatkan titik didih air radiator dengan cara menahan ekspansi air pada saat air mencapai suhu panas. Bentuk tutup radiator tidak seperti tutup pada umumnya, karena terdapat beberapa bagian yang melekat di tutup tersebut.

Di tutup radiator terdapat pegas yang mendorong sebuah katup kearah bawah. Saat tekanan meningkat di dalam radiator maka tekanan tersebut akan menekan pegas dan membuat katup terbuka. Alhasil udara bertekanan tinggi keluar dan tekanan di dalam radiator menjadi stabil. Meningkatnya tekanan di dalam radiator disebabkan air radiator yang panas dan mengalami penguapan.

3. Selang Radiator

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Umumnya selang radiator berfunngsi untuk menyalurkan cairan pendingin masuk ke mesin dan kembali ke radiator, begitu seterusnya. Walaupun hanya sebuah selang tapi komponen ini tidak boleh di anggap remeh, kontruksi selang harus mampu menahan suhu panas, tidak mudah robek dan fleksibel. Maka dari itu selang radiator banyak dibuat dari bahan dasar karet berkualitas tinggi dan di rancang tahan panas.

Terdapat beberapa macam selang yang digunakan pada sistem pendingin, yaitu:

  • Selang by pass adalah selang pembagi yang menuju ke beberapa komponen sekaligus.
  • Selang inlet adalah selang yang menyalurkan air bersuhu tinggi dari mesin menuju radiator
  • Selang outlet adalah selang yang menyalurkan air yang sudah di dinginkan dari radiator menuju mesin.

Pastikan bahwa kendaraan mobil Anda sudah memakai selang radiator berkualitas bagus agar tidak mudah robek dan bocor bila terkenan benturan benda keras.

4. Water Pump

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Water pump tau pompa air berfungsi untuk mensirkulasikan cairan pendingin ke seluruh saluran pendingin mesin mulai dari radiator, mesin dan kembali lagi ke radiator. Jenis pompa air yang banyak digunakan adalah jenis sentrifugal yang bergerak dengan memanfaatkan bantuan poros engkol melalui v-belt.

Jadi saat thermostat sudah terbuka maka water pump akan bekerja dengan mengalirkan air dari water jaket menuju radiator untuk melakukan proses pendinginan.

5. Thermostat

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Thermostat merupakan salah satu komponen sistem pendingin yang bekerja secara otomatis saat terjadi perubahan suhu pada air radiator. Saat suhu cairan radiator sudah tinggi maka katup thermostat akan terbuka, dengan terbukanya katup air dari mesin akan mengalir menuju radiator. Proses pembukaan katub thermostat secara penuh terjadi saat air telah mencapai suhu 80 – 90 derajat celcius.

Baca Juga:

Apabila katup thermostat bermasalah maka sirkulasi air pendingin tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Alhasil cairan pendingin yang berada di area mesin tidak dapat didinginkan dan ini bisa menyebabkan terjadi overheating.

6. Kipas Pendingin

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Kipas pendingin radiator berfungsi untuk menambah aliran udara yang akan disalurkan ke radiator sehingga proses pendinginan air di dalam radiator dapat berjalan dengan efektif. Kipas pendingin radiator yang banyak digunakan pada saat ini adalah kipas pendingin manual yang digerakan dengan bantuan putaran poros engkol yang dikaitkan pada fan belt dan kipas pendingin listrik yang digerakan oleh motor listrik.

Kipas manual paling banyak kita jumpai pada kendaraan bermuatan berat seperti truk, sedangkan kipas listrik lebih banyak diterapkan pada mobil minibus atau mobil pribadi.

7. Reservoir Tank

Tangki cadangan berfungsi untuk menjaga agar kapasitas cairan pendingin tetap stabil dan sebagai tempat untuk menyimpai cairan pendingin yang mengalami pengeuapan. Jadi ketika air radiator mengalami proses perubahan suhu menjadi panas maka akan timbul tekanan di dalam sistem, tekanan tersebut akan menekan katup tutup radiator hingga membuka dan air yang menguap akan di salurkan ke reservoir tank melalui selang overflow.

Selain itu tangki cadangan dapat mencegah terjadinya pengurangan cairan pendingin lebih cepat. Jadi pemilik kendaraan harus senantiasa mengecek kapasitas air cadangan dan jangan biarkan hingga kosong.

8. Fan Belt

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Fan belt atau tali kipas adalah tali yang menghubungkan pulley kipas  radiator dengan pulley poros engkol. Bahan dasar pembuatan fan belt adalah karet berkualitas tinggi dan memiliki sifat elasti, kuat dan memiliki usia pakai yang lama. Jadi selama poros engkol berputar maka kipas radiator dapat terus menyalurkan aliran udara dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

9. Water Jaket

Water jaket adalah saluran air berupa rongga yang terletak dibagian komponen cylinder blok mesin dan head cylinder. Water jaket sebagai tempat untuk menyerap kalor hasil dari proses pembakaran mesin. Adanya saluran air pendingin ini maka panas dari pembakaran akan ikut mengalir mengikuti aliran air menuju radiator untuk dilakukan proses pendinginan.

Masalah yang sering terjadi pada water jaket adalah tersumbatnya aliran cairan pendingin yang disebabkan adanya endapan kotoran karena korosi atau karat.

10. Temperature Gauge

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Temperature gauge adalah sebuah komponen untuk mengukur suhu cairan pendingin yang dapat diketahui hasilnya lewat indikator yang berada di dashboard. Alat ini akan membantu pemilik kendaraan dalam mendeteksi mesin mengalami overheat atau tidak.

Apabila indikator menunjukan mesin overheat, sebaiknya segera mungkin membawa mobil ke bengkel resmi kepercayaan Anda untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan.

11. Engine Heat Indicator

12 Komponen Sistem Pendingin, Fungsi dan Gambarnya

Fitur ini masih berkaitan dengan temperature suhu. Engine heat indicator berfungsi untuk memberikan informasi kepada pengemudi mengenai suhu mesin yang dapat dilihat di panel info display pada dashboard. Jadi pengemudi akan mengetahui secara langsung dari indikator saat mesin mengalami peningkatan suhu panas.

Pastikan pengemudi selalu memperhatikan indikator temperatur mesin saat melakukan perjalanan jauh, seperti liburan dan perjalanan ke luar kota.

12. Engine Coolant  Temperature Sensor

Komponen ini lebih dikenal dengan ECT yang berfungsi untuk mengukur suhu cairan pendingin yang kemudian hasilnya akan dikirim ke Engine Control Unit (ECU) sebagai data suhu cairan pendingin mesin. Penggunaan sensor ini teterapkan pada kendaraan mobil berbasis teknologi EFI. Sensor ECT ini sedikit sulit untuk ditemukan karena letaknya yang berhimpitan dengan komponen mobil lainnya.

Itulah 12 komponen sistem pendingin mesin mobil berseta fungsinya. Dengan adanya komponen tersebut mobil dapat melakukan perjalanan jauh tanpa harus khawatir terjadi overheating Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel