-->

6 Tanda Motor Harus Turun Mesin Yang Perlu Anda Tahu Sejak Dini

Biasanya sebelum motor mengalami kerusakan parah, pemilik motor akan merasakan tanda-tanda bahwa kendaraannya mengalami gangguan, hal ini biasanya dirasakan saat berkendara. Tanda atau gejala ini bisa menjadi patokan bahwa motor Anda mengalami masalah dan harus segera diperbaiki sebelum merambat ke bagian motor lainnya.

Begitu juga pada mesin motor, saat Anda berkendara dan merasakan performa mesin menurun , ini bisa menjadi indikator  bahwa motor harus turun mesin. Sebenarnya, gejala motor harus turun mesin tidak hanya dilihat pada kinerja mesin yang menurun, tapi masih banyak alasan yang bisa menjadi tanda mesin motor mengalami kerusakan.

6 Tanda Motor Harus Turun Mesin Yang Perlu Anda Tahu Sejak Dini

Jika kerusakan mesin motor terbilang parah, maka Anda harus bersiap-siap untuk menyediakan budget yang nantinya akan digunakan untuk biaya turun mesin. Biasanya, biaya yang dikeluarkan tidak lebih dari 1 juta, tapi jika jumlah komponen mesin yang rusak banyak maka nominal tersebut bisa lebih tinggi. Lantas, apa saja tanda-tanda motor harus turun mesin? simak, ulasannya di bawah ini.

1. Motor Susah di Starter

Motor susah dihidupkan saat hendak digunakan, jadi saat suhu mesin dingin bisa membuat motor susah di starter dan kondisi ini sering kali terjadi di pagi hari. Biasanya motor hanya memerlukan satu kali starter, namun kali ini bisa tiga sampai lima baru bisa dihidupkan. bahkan ada beberapa jenis motor yang malah tidak bisa hidup hingga beberapa kali starter maupun diengkol.

Motor sulit dihidupkan bukan hanya terjadi di pagi hari saja, kemungkinan saat suhu mesin turun maka proses starting bisa lebih sulit dari biasanya. Jika gejala ini sering terjadi pada motor Anda, bisa jadi adanya kerusakan pada komponen mesin.

2. Busi Cepat Mati

Jika busi motor cepat mati dan dalam waktu sebulan bisa ganti 3 kali, ini bisa jadi pertanda motor akan turun mesin. Busi bisa mati disebabkan oli mesin naik ke ruang bakar dan ikut terbakar bersama bahan bakar, dan karena oli mesin pula busi menjadi basah sehingga memperpendek umur busi.

3. Performa Motor Berkurang

Tenaga motor makin lama makin melemah, apalagi saat membawa beban berat. Kondisi ini terjadi karena saher atau ring saher kehilangan tenaganya dan ditambah blok mesin yang sudah baret sehingga memungkinkan kompresi motor bocor.

Baca Juga :

Selain itu, tenaga motor yang ngempos akan kualahan saat berjalan di tanjakan serta membawa barang bawaan. Meskipun gas sudah ditarik cukup dalam namun motor tetap stay di situ aja. Gejala seperti ini jangan dianggap remeh karena bisa menimbulkan kerusakan pada komponen mesin.

4. Keluar Asap Putih

Asap motor yang keluar dari knalpot bisa menjadi tanda bagaimana kinerja mesin. Untuk mesin yang normal, asapnya tidak berwarna hitam ataupun putih. Jika motor Anda menggunakan tipe mesin 4 tak lalu keluar asap berwarna putih maka itu termasuk gejala adanya kerusakan pada piston dan silinder mesin. Warna asap yang cenderung putih disebabkan oli mesin yang ikut terbakar bersama bahan bakar.

5. Mesin Mengeluarkan Suara Berisik

Suara mesin normal cenderung terdengar halus dan bersih. sedangkan suara mesin motor yang terdengar berisik, ini terjadi karena terdapat komponen mesin yang rusak atau aus. Untuk itu, pergantian komponen dengan melakukan turun mesin perlu segera dilakukan demi kenyamanan berkendara.

6. Oli Mesin Selalu Berkurang

Tugas utama oli mesin adalah sebagai pelumas komponen mesin. seperti yang kita tahu bahwa mesin terdiri dari banyak komponen yang saling bergesekan sehingga memerlukan pelumas supaya tidak menyebabkan luka yang akhirnya mesin bisa rusak.

Selain itu, konstruksi bak mesin telah dibuat dengan desain yang disesuaikan sirkulasi ke semua bagian mesin tanpa terjadi kebocoran. namun jika bak mesin terbentur dan retak, memungkinkan oli mesin bisa keluar ataupun merembes. Sebaiknya, periksa volume oli mesin secara berkala dan jika terus berkurang maka itu bisa jadi awal kerusakan mesin.

Itulah beberapa tanda-tanda motor harus turun mesin. semoga informasi ini bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel