-->

8 Komponen Suspensi Belakang Mobil dan Fungsinya

Suspensi belakang mobil memiliki kinerja yang lebih berat dibandingkan suspensi depan, karena bagian belakang lebih banyak menahan beban kendaraan yang berbeda-beda. Hal ini bisa saja terjadi ketika mobil dipaksa membawa banyak penumpang, barang bawaan dan ditambah dengan kapasitas bensin yang diisi penuh. Berat beban yang bervariasi ini yang nantinya ditopang oleh suspensi belakang.

Selain faktor permukaan jalan, kebiasaan membawa beban yang berlebih pun dapat menyebabkan timbulnya kerusakan pada beberapa komponen suspensi belakang mobil.  Rusaknya sejumlah komponen suspensi  bisa saja mengganggu kestabilan mobil sehingga berkendara menjadi kurang nyaman, hal ini dikarenakan getaran yang diterima mobil tidak mampu diserap sempurna oleh suspensi.

Pada artikel sebelumnya, admin sudah mengulas informasi mengenai komponen suspensi depan mobil beserta fungsinya. Rasanya tidak lengkap jika kita belum mengulas komponen suspensi belakang mobil. Namun, secara mekanisme memang tidak jauh berbeda, hanya saja terdapat sedikit perbedaan pada penggunaan komponen.

Komponen Suspensi Belakang Mobil

8 Komponen Suspensi Belakang Mobil dan Fungsinya

1. Pegas

Pegas merupakan salah satu komponen suspensi belakang mobil yang memiliki kemampuan meredam dan menyerap getaran yang sangat baik. Pegas pada mobil memiliki dua jenis, yakni pegas koil dan pegas daun. Kedua jenis pegas tersebut memiliki bentuk dan tingkat penyerapan getaran yang berbeda-beda.

Pegas koil dibuat dari bahan dasar baja dengan bentuk seperti gulungan. Pegas ini memberikan reaksi meredam getaran yang kurang maksimal sehingga sering dipadukan bersama shock absorber. Mobil yang banyak menggunakan pegas koil adalah mobil yang kapasitasnya ringan, seperti mobil sedan, MPV dan sebagainya.

Sedangkan pegas daun biasanya disusun bertumpuk guna meningkatkan elastisitasnya. Umumnya pegas daun terdiri dari 3 sampai 10 lembar plat yang terbuat dari baja. Pegas daun lebih cocok digunakan pada mobil truk dan bus.

2. Bumper

bumper memiliki fungsi utama yaitu untuk mencegah suspensi mobil tidak kandas saat menerima kejutan ketika berkendara di jalan yang tidak rata dan juga berlubang. Komponen ini terbuat dari bahan dasar karet yang memang bertugas mencegah guncangan.

3. Shock Absober

Shock absober berfungsi untuk meredam oksilasi yang disebabkan kerja pegas yang meredam guncangan dan juga getaran yang diberasal dari permukaan jalan. Di dalam komponen shock absorber terdapat minyak dan nantinya minyak tersebut akan berperan menyerap oksilasi yang diakibatkan oleh pegas.

4. Lateral Control

Lateral control merupakan komponen yang dipasang diantara body dan axle kendaraan. Komponen ini memiliki fungsi utama dalam menahan axle supaya tetap berada di posisinya ketika menahan beban dari samping. Umumnya semua mobil memiliki komponen ini dan letaknya pun hanya di suspensi belakang mobil.

5. Stabillizer Bar

Tidak hanya suspensi depan saja yang menggunakan stabillizer, namun bagian belakang mobil juga memakai stabillizer bar. Fungsi dari komponen ini yaitu untuk mengurangi kemiringan mobil yang disebabkan gaya sentrifugal ketika kendaraan sedang berbelok.

Baca Juga :

Untuk stabilizer bar depan biasanya dipasangkan pada kedua lower arm melalui bantalan karet dan linkage. Di bagian tengahnya diikat ke body pada dua tepat melalui bushing

6. Upper Control Arm

Upper control arm adalah salah satu komponen suspensi belakang mobil yang berfungsi menahan axle shaft supaya tetap berada pada tempatnya terhadap beban ke depan maupun belakang. Komponen ini di pasang pada bagian atas axle shaft.

7. Lower Control Arm

Lower control arm terletak di bagian bawah dan juga terhubung dengan body mobil. bentuk lower arm berbeda-beda tergantung dari desain dan tipe suspensi yang digunakannya.

8. Rubber Bushing

Rubber bushing merupakan karet yang berfungsi sebagai pelindung antara persambungan komponen baja yang satu dengan komponen yang lainnya. Selain itu, rubber bushing dapat membantu memperpanjang masa pakai komponen dan mengurangi bunyi yang disebabkan gesekan.

Itulah delapan komponen suspensi belakang mobil dan fungsinya. Selain itu, penting pula bagi pemilik mobil supaya memperhatikan perawatan suspensi mobil, ini bertujuan agar komponen yang ada di dalam dapat bekerja dengan baik. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel