5 Penyebab Rem ABS Tidak Berfungsi Optimal dan Cara Memperbaikinya
Sistem rem ABS berguna untuk mencegah terjadinya penguncian pada roda ketika pengemudi melakukan rem mendadak. Dengan adanya fitur ABS diyakini dapat mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. Melihat manfaatnya yang begitu besar, fitur ABS menjadi standar pada sebagian pabrik kendaraan pada setiap produknya.
Bagi pemilik kendaraan yang sudah memakai sistem rem ABS perlu mengetahui bahwa fitur ini bisa mengalami kerusakan yang dapat mengurangi kinerja rem jadi kurang optimal. Pemiliki kendaraan harus selalu cek dan merawat sistem rem ABS agar dalam kondisi baik. Selain itu, sparepart rem ABS pun lumayan mahal yang harga komponenya bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.

Penyebab Rem ABS Tidak Berfungsi Maksimal
Untuk mendeteksi apakah kendaraan Anda mengalami kerusakan sistem pengereman? Maka dapat melihat langsung pada panel instrument. Apabila lampu indikator ABS tidak menyala berarti rem dalam kondisi baik, namun bila lampu indikator menyala itu bertanda sistem pengereman terjadi masalah. Untuk lebih jelas mengenai penyebab rem ABS tidak berfungsi maksimal? simak ulasan di bawah ini.
1. Kualitas Minyak Rem

Minyak rem berfungsi sebagai penyalur tekanan dari master silinder menuju silinder roda untuk menghasilkan gerakan penghentian. Kualitas dan kapasitas minyak rem dapat mempengaruhi daya pengereman yang akan dihasilkan.
Maka dari itu pemilik kendaraan harus mengetahui tanggal kadaluarsa dari minyak rem dan selalu membersihkan tabung minyak rem dari kotoran agar saluran minyak rem tidak mengalami penyumbatan.
Penggantian pada beberapa komponen rem memang perlu dilakukan termasuk minyak rem, agar sistem rem ABS dapat bekerja secara optimal. Usahakan kapasitas minyak rem pada tabung harus sesuai rekomendasi, tidak boleh kurang maupun lebih. Pastikan memilih jenis minyak rem yang tepat untuk mobil atau motor.
2. Keausan Ban

Tapak ban yang mengalami keausan juga dapat mengurangi performa kerja dari sistem rem ABS, karena ban sudah kehilangan traksi atau daya cengkram pada permukaan jalan yang sudah berkurang. Alhasil laju kendaraan sulit dikontrol ketika pengemudi melakukan pengereman, apalagi kendaraan berada dalam kecepatan tinggi maka peran rem tidak begitu berpengaruh.
Baca Juga : Merk Ban Motor Berkualitas Anti Licin
Kondisi telapak ban yang mudah tergerus disebabkan oleh beberapa alasan, seperti medan jalan yang rusak, pemakaian ban yang tidak sesuai dengan kondisi jalan dan melakukan pengereman secara berulang-ulang. Pengemudi wajib tau jenis ban yang cocok untuk kendaraannya agar rem dan roda memiliki sinkronisasi yang tepat.
3. Terlalu Sering Mengocok Rem

Sebagian pengemudi ada yang belum mengetahui bahwa terlalu banyak mengocok rem merupakan suatu kesalahan yang sering dilakukan, terutama saat kondisi jalan yang sedang macet dan padat. Kebiasaan terlalu sering menginjak pedal rem akan memberatkan kinerja rem dan membuat komponen sensor ABS mengalami keausan sebelum waktunya.
Pasalnya, pedal rem selalu memberikan signal yang tidak dibutuhkan oleh sensor ABS sehingga daya tahan sensor menjadi terus berkurang. Bahkan lebih parahnya lagi, rem akan beralih ke posisi mengunci karena sensor memberikan signal yang salah ke bagian ECU.
4. Kabel Sensor ABS Rusak

Sensor ABS adalah salah satu komponen pada sistem rem ABS yang berperan penting untuk mengirimkan sinyal ke ECU yang mana keduanya terhubung oleh sebuah kabel yang bisa saja putus. Penyebab putusnya kabel sensor di karena terjepit, bergesekan dan kesalahan saat memperbaiki kendaraan.
Baca Juga : Komponen Penting Rem ABS Dan Fungsinya
Untuk mengetahui adanya kerusakan pada sistem rem ABS, pengemudi akan mendapat informasi dari panel instrumen berupa lampu indikator ABS yang menyala. Jika terjadi kerusakan, biasanya rem motor maupun mobil akan dipindahkan ke mode failsafe yang mana rem akan tetap bekerja tapi layaknya sistem rem biasa.
5. Keausan Kampas Rem

Kampas rem yang menipis tidak membuat sistem rem ABS mengalami kerusakan dan keadaannya akan normal-normal saja. Hanya saja kampas rem yang aus akan menyebabkan piringan cakram terkikis, karena piringan bersinggungan langsung dengan plat besi brake pads.
Dengan menipisnya piringan cakram akan berkurangnya efektivitas rem ABS sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengembalikan kinerja rem menjadi optimal.
Itulah empat penyebab rem ABS tidak berfungsi optimal dan cara memperbaikinya. Pastikan mulai dari sekarang Anda harus lebih memperhatikan kondisi rem agar komponen yang ada di dalamnya selalu dalam kondisi baik.