-->

10 Cara Membentuk Karakter Anak di Rumah Dengan Benar

Bagaimana cara membentuk karakter anak dalam keluarga atau di rumah? Orang tua memang mempunyai tugas yang sangat penting dalam membentuk karakter pada setiap anak-anaknya. Keluarga adalah lingkungan utama yang dibutuhkan oleh anak dalam pembentukan karakter yang akan didapat dari bimbingan dan arahan orang tuannya.

Apa lagi Negara Indonesia saat ini menerapkan pendidikan karakter yang di mulai dari tingkat pendidikan yang paling dasar sampai ke tingkat pendidikan paling tinggi, hal ini bertujuan supaya setiap anak memiliki sikap yang baik, kepedulian terhadap orang lain, tutur kata yang sopan, jujur serta memiliki rasa tanggung jawab.

pembentukan karakter pada anak di dalam lingkungan keluarga

Dalam membentuk karakter pada anak, orang tua dapat memulainya dari hal yang terkecil seperti meminta anak untuk membantu membersihkan rumah. Kemudian seiring bertambahnya usia pada anak maka orang tua dapat mengajarkan ke hal-hal yang lebih luas lagi, sesuai dengan kemampuan serta mudah di mengerti oleh anak. Ketegasan dan kesabaran orang tua dalam membentuk karakter anak memang sangat di perlukan, karena di usia anak yang masih muda dan labil perlu ada perhatian khusus pada setiap perkembangannya.

Terus, seperti apa cara membentuk karakter pada anak di lingkungan keluarga? Berikut ini adalah 10 cara yang paling tepat bagi orang tua dalam menciptakan karakter yang baik pada anak.

1. Mengajarkan Kepada Anak Tentang Agama

Selain mengajarkan tentang pendidikan maka orang tua juga perlu mengajarkan tentang agama kepada setiap anak-anaknya. Anak yang memiliki agama yang baik atau iman yang bagus biasanya cenderung mudah untuk diatur, bersikap lemah lembut, patuh dan lebih sopan kepada orang lain. Keimanan yang dimiliki oleh anak akan membimbingnya menjadi anak yang mempunyai karakter dan sifat yang baik.

2. Memberikan Contoh Kepada Anak


Di awal fase kehidupannya, anak lebih banyak memperhatikan dan menirukan setiap tindakan yang dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, orang tua menjadi contoh yang selalu diperhatikan oleh anak mulai dari tindakan yang kecil hingga ke tindakan yang besar. Dengan memberikan contoh perilaku secara langsung yang dilakukan oleh orang tua akan memudahkan pembentukan karakter pada anak.

Baca Juga : Cara Tepat Menciptakan Motivasi Belajar Untuk Menjadi Siswa Berprestasi

Menanamkan sikap tolong menolong pada anak, dapat orang tua lakukan ketika saudara atau tetangga terkena musibah sehingga memerlukan bantuan untuk meringankan beban yang dirasakannya. Misalkan rumah tetangga yang hancur karena tertimpa pohon sehingga memerlukan bantuan untuk menyingkirkan pohon yang menimpa rumah tersebut. Melihat tindakan dari orang tuanya maka anak akan melakukan tindakan yang sama kepada orang lain yang membutuhkan bantuan, sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

3. Terapkan Pentingnya Silaturahmi

Silaturahmi adalah suatu hal yang penting supaya menciptakan hubungan yang harmonis di dalam keluarga atau bermasyarakat. Dengan mengajarkan pada anak mengenai seperti apa cara menjaga dan menjalin hubungan silaturahmi yang baik kepada anggota keluarga maupun kepada orang lain. Orang tua dapat memberikan contoh dengan sering berkunjung ke rumah saudara atau berkunjung ke rumah tetangga, sehingga terjadinya interaksi dan hubungan baik yang selalu terjaga antar keduanya.

4. Terapkan Rasa Saling Menghargai

Mengapa poin yang satu ini perlu kita ajarkan kepada anak, karena ketika anak sudah memasuki lingkungan pergaulan yang lebih luas maka ia harus bisa menghargai apa yang dilakukan oleh orang lain dan juga supaya anak tidak bertindak semaunya tanpa memikirkan hak dan kewajiban orang lain. Dengan memberikan arahan dan nasihat akan mempengaruhi pola pikir anak sehingga akan lebih menjaga sikap ketika berada di lingkungan keluarga atau masyarakat. Contohnya menghargai orang lain yang memiliki keyakinan agama yang berbeda. “ Apabila kita ingin dihargai maka kita juga harus bisa menghargai orang lain “ itulah kata-kata yang perlu kita ingat.

5. Mengajarkan Sikap Saling Peduli

Peduli kepada orang merupakan cerminan karakter dari orang yang mempunyai sifat jiwa sosial yang baik. Kepedulian akan menumbuhkan sikap saling tolong menolong, keikhlasan, sukarela dan kedewasaan. Orang tua dapat mengajarkan pada anak tentang bagaimana kepedulian terhadap orang lain? Baik itu kepada saudara atau masyarakat. Seperti saudara yang terkena musibah kecelakaan sehingga harus dibawa ke rumah sakit, sikap kepedulian dapat orang tua lakukan dengan cara menjenguk, mendoakan dan membawakan buah-buahan. Dari tindakan tersebut anak akan melakukan hal yang serupa seperti apa yang telah dilakukan orang tuanya dalam menanamkan karakter kepedulian terhadap orang lain.

6. Mengajarkan Kekompakan Dalam Keluarga

Kekompakan dalam keluarga tidak selalu dilihat dari pakaian yang selalu sama atau seragam melainkan selalu melakukan segala suatu yang melibatkan semua anggota keluarga. Tindakan yang dapat melibatkan semua anggota keluarga yaitu saat bergotong royong membersihkan pekarangan rumah, semua memiliki tugas dan peran sendiri-sendiri sehingga lebih efektif dan lebih cepat dalam mengerjakannya. Menanamkan karakter pada anak dengan menjaga kekompakan dan saling kerja sama dalam sebuah keluarga memang perlu di ajarkan.

7. Mengajarkan Sikap Yang Baik Ketika Berbicara Kepada Orang Lain

Saat berbicara kepada orang lain tidak sepatutnya anak menggunakan bahasa yang kurang sopan dan susah dimengerti, apa lagi ketika berbicara kepada orang yang lebih tua. Orang tua memiliki peran utama dalam memberikan arahan mengenai adab ketika berbicara, ajarkan pada anak dalam penggunaan bahasa yang benar ketika berbicara kepada orang lain. Berbicara dengan lembut, tidak bertele-tele dan gunakan bahasa yang mudah di mengerti merupakan cara yang tepat ketika berbicara dengan orang lain.

Baca Juga : 8 Perbedaan Orang Yang Berpendidikan Dengan Tidak Berpendidikan

8. Memberikan Kepercayaan Kepada Anak

Dengan bertambahnya usia pada anak maka bertambah pula jangkauan lingkungan yang akan dihadapi. Dalam membentuk karakter anak, sebagai orang tua harus bisa memberikan kepercayaan pada anak. Hal ini supaya anak dapat berkembang dengan baik dan yakinkan bahwa ia mampu melaksanakan kepercayaan yang sudah diberikan dengan baik. Contohnya hal-hal kecil yaitu ketika mengerjakan sebuah tugas yang di berikan oleh orang tua, memberi kepercayaan ketika anak keluar rumah untuk bermain atau mengerjakan tugas dari sekolah dan memberikan kepercayaan ketika di kasih uang untuk membayar biaya adminitrasi sekolah.

9. Ikut Sertakan Anak Dalam Memecahkan Masalah

Melibatkan anak dalam memecahkan masalah akan menumbuhkan karakter yang lebih dewasa. Ketika keluarga sedang menghadapi masalah maka anak bisa memberikan saran atau masukan dengan harapan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Hal ini justru akan mengurangi beban yang di rasakan oleh kedua orang tuannya karena semua anggota keluarga ikut membantu dan ikut bagian dalam mengambil keputusan.

10. Terapkan Rasa Bertanggung Jawab Dan Disiplin Pada Anak

Rasa tanggung jawab memang sangat penting dan harus di tanamkan dalam diri anak sehingga ia akan lebih serius dan berhati-hati dalam menjalankan tugas yang telah diberikan oleh orang tuanya. Rasa tanggung jawab akan mengajarkan anak mengenai sifat kedewasaan. Sedangkan kedisiplinan akan mengajarkan pada anak dalam mengatur diri seperti disiplin waktu dan disiplin dalam menjalankan tugas yang telah diberikan.

Dalam pembentukan karakter pada anak di dalam lingkungan keluarga menjadi tugas utama bagi orang tua dalam mengajarkan nilai moral dan tingkah laku, sehingga anak akan tumbuh menjadi seseorang yang memiliki kepribadian yang baik. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel