-->

13 Cara Tepat Dalam Mendidik dan Membimbing Anak Yang Nakal Serta Keras Kepala

Setiap manusia tentu pernah mengalami pertumbuhan mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia. Dan masa-masa seseorang susah untuk diatur dan keras kepala yaitu setelah memasuki masa anak-anak hingga remaja, mereka lebih beranggapan bahwa apa yang ia kerjakan adalah benar tanpa mempertimbangkan efek samping dari tindakannya itu. Apa lagi melihat perkembangan pergaulan anak jaman sekarang yang tidak terkontrol lagi, sehingga dapat mempengaruhi pola pikir anak tersebut.

Anak keras kepala

Anak nakal dan susah dikasih tahu adalah termasuk hal yang wajar, hal ini termasuk salah satu proses yang pasti dilewati oleh setiap manusia. Mendidik anak yang nakal dan susah dikasih tahu bukan dengan memukul atau menghukum secara fisik, Karena dapat mempengaruhi mental anak tersebut. Sehingga perkembangan anak secara perlahan dapat terhambat, lakukanlah tindakan-tindakan yang tidak berlebihan dan masih dalam batas wajar.

13 Cara Tepat Dalam Mendidik dan Membimbing Anak

1. Memberikan nasehat

Anak yang keras kepala dan nakal hanya memerlukan nasihat, sebagai bentuk kalau orang tuanya merasa perduli dan sayang kepadanya. Namun apa bila anak tersebut tetap tidak berubah maka sebaiknya Anda memberikan hukuman yang tergolong ringan.

2. Buatlah aturan dan memberikan hukuman ringan

Membuat peraturan kepada anak akan memberikan rasa bertanggung jawab dan dapat mengatur semua kegiatan anak setiap harinya. Apabila melanggarnya, berikan saja hukuman yang ringan seperti mencuci piring, menyapu dan lain-lain.

Baca Juga : Kesalahan Orang Tua Dalam Membimbing dan Mendidik Anak

3. Menceritakan kerugian yang didapat dari orang nakal

Selalu menceritakan kerugian apabila menjadi anak yang nakal, seperti dijauhi para sahabat, merusak nama baik keluarga, sering dibicarakan oleh para tetangga dan akan dicap sebagai anak berandalan.

4. Bersikap dan berbicara lembut

Saat kita berbicara kasar kepada anak maka yang ada hanyalah timbul emosi diantara keduanya, oleh sebab itu untuk menghindarinya gunakan kata-kata dan cobalah bersikap lembut supaya hati anak tersebut menjadi luluh. Tapi apabila sudah bersikap lembut namun belum berubah juga sifatnya, maka orang tua perlu melakukan tindakan yang lebih lanjut tapi dalam batas wajar.

5. Berikan contoh yang baik

Di masa anak-anak tentu masih banyak yang belum tau mengenai banyak hal, oleh karena itu ia akan meniru setiap hal yang dianggapnya baik bagi dirinya, dan orang tualah yang pertama kali menjadi objek panutan bagi anaknya. Maka berikan sikap dan contoh yang baik untuk anak Anda.

6. Jadilah orang tua yang tegas

Tegas bukan berarti selalu bertindak kasar melainkan melakukan sesuatu dengan konsisten, bertindak dengan semestinya dan selalu berfikir panjang.

7. Gunakan bahasa yang sopan saat berbicara kepada anak

Saat orang tua berbicara kepada anaknya maka ia wajib memperhatikan bahasa yang akan dikeluarkan dari mulutnya, cobalah memakai bahasa yang sopan saat menasehati anaknya. Karena apa yang dilakukan oleh orang tuanya dapat direkam oleh otak dan ditiru oleh anak tersebut.

8. Menampakkan muka kecewa

Setiap orang tua akan merasa kecewa apabila melihat dan mendengar kalau anaknya itu tidak berkelakuan baik di lingkungan masyarakat. Dengan menampakkan muka yang kecewa dan sedih akan membuat hati anak tersebut bergerak, merasa bahwa ibunya telah kecewa dengan kelakuannya.

9. Membimbing anak dengan ajaran agama

Agama memiliki peran yang sangat penting bagi setiap manusia karena memiliki ajaran-ajaran dan norma-norma yang dapat mengatur perilaku kehidupan manusia. Sehingga hidup anak tidak berjalan semena-mena.


10. Mendengarkan setiap curhatan anak

Sebagai anak tentu memiliki unek-unek dalam hidupnya, maka sebagai orang tua kita juga harus mendengarkan alasan-alasan mengapa ia menjadi anak yang nakal dan keras kepala.

11. Memberikan perhatian kepada anak

Seorang anak akan merasa bahagia apabila selalu diperhatikan oleh orang tuanya, karena anak memiliki hak untuk di sayang dan dicintai oleh orang tuanya.

12. Mendiamkan anak untuk sesaat

Mendiamkan anak bukan berarti Anda memusuhi anak tersebut, melainkan untuk memberitahukan bahwa orang tuanya merasa kecewa dengan anaknya yang selalu susah diatur dan nakal.

13. Menegur apabila anak melakukan kesalahan

Ketika anak anda melakukan kesalahan maka sebagai orang tua, Anda wajib memberikan arahan kepada anak mengenai hal-hal yang benar karena perbuatan / tindakan yang tidak benar akan berdampak buruk bagi dirinya sendiri.

Itulah pembahasan mengenai cara tepat dalam mendidik dan membimbing anak yang nakal serta keras kepala. Pada intinya peran orang tua sangat penting bagi anak dalam perkembangan dan pembentukaan karakter. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel