-->

10 Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beserta Penjelasan dan Contohnya

Makhluk hidup memiliki sifat dan ciri-ciri tertentu yang dapat membedakannya dengan benda yang tak hidup (benda mati). Manusia, hewan dan tumbuhan merupakan makhluk hidup yang tinggal di bumi, semua itu memiliki jenis dan spesies yang berbeda termasuk jenis makanannya, habitatnya maupun bentuk dan ukurannya. Akan tetapi, semua itu hidup secara berdampingan dan selalu berkaitan satu sama lain.

Makhluk hidup

Ada 10 ciri-ciri makhluk hidup yang perlu anda ketahui, di mana ciri-ciri ini yang membedakan dengan benda tak hidup (batu, tanah, air, udara dan lain-lain). Makhluk hidup sangat bergantung sekali dengan makhluk tak hidup misalkan manusia dan hewan memerlukan air untuk mandi atau pun minum, manusia dan hewan memerlukan oksigen untuk bernapas dan manusia memerlukan api untuk menghangatkan badan dan memasak makanan.

10 Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beserta Penjelasan


  1. Bernapas (Respirasi)
  2. Bergerak
  3. Memerlukan makanan dan nutrisi
  4. Tumbuh dan berkembang
  5. Mengeluarkan zat-zat sisa (Ekskresi)
  6. Berkembang biak (reproduksi)
  7. Peka terhadap rangsang (Iritabilitas)
  8. Menyesuaikan diri terhadap lingkungan (Adaptasi)
  9. Memerlukan suhu tertentu
  10. Melakukan metabolisme

1. Bernapas (Respirasi)

Setiap makhluk hidup memerlukan respirasi atau bernapas, di mana dapat diartikan mengambil oksigen (O2) melalui hidung kemudian masuk ke paru-paru dan di keluarkan kembali dalam bentuk zat sisa karbondioksida (CO2). Manusia dan hewan yang hidup di darat bernapas menggunakan paru-paru, hewan yang hidup di air bernapas menggunakan insang dan tumbuhan bernapas melalui lubang-lubang kecil di permukaan daun yang bernama stomata.

Baca juga : Daftar Kisi-Kisi Materi Pelajaran Fisika Kelas 1 Sampai 3 SMA dan SMK

Oksigen yang telah diambil digunakan untuk proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi, asupan oksigen akan dialirkan ke seluruh tubuh bersamaan dengan aliran darah. Tumbuhan memerlukan udara untuk menghasilkan makanan dan oksigen melalui proses fotosintetis,  sedangkan hewan bernapas halnya seperti manusia. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak semua makhluk hidup yang ada di bumi sistem pernapasannya sama dengan manusia, akan tetapi disesuaikan dengan habitat tempat tinggalnya.

2. Bergerak

Bergerak pada umumnya ialah berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain. Setiap makhluk hidup melakukan gerak, manusia dan hewan dapat bergerak serta berpindah tempat dengan bebas. Tumbuhan juga dapat bergerak yaitu terjadi pada setiap ujung batang, ujung akar, dan gerakan pada sebuah bunga yang dapat mekar dan mengkuncup.

Setiap makhluk hidup memang dapat bergerak namun tidak semuanya memiliki gerakan yang sama halnya manusia, tergantung dengan habitat tempat tinggalnya. Hewan bergerak dengan keempat kakinya sedangkan ikan bergerak dengan sirip dan ekornya, cacing dan ular bergerak dengan cara melata. Semua makhluk hidup dapat bergerak karena adanya energi yang telah di dapat dari makanan.

3. Memerlukan Makanan dan Nutrisi

Makhluk hidup memerlukan zat-zat yang di perlukan tubuh yang diperoleh dari makanan atau nutrisi untuk kelangsungan hidupnya. Zat-zat penting digunakan makhluk hidup untuk memperoleh tenaga atau energi, mengganti sel-sel yang rusak dan sebagai proses pertumbuhan. Sedangkan tumbuhan membutuhkan makanan yang di dapat dari tanah melalui akar termasuk juga air yang digunakan untuk proses fotosintetis dengan bantuan sinar matahari.

Menurut jenis makanannya hewan dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu karnivora sebagai pemakan daging (singa, kucing, harimau, serigala), herbivora sebagai pemakan tumbuhan (kambing, sapi, domba) dan omnivora sebagai pemakan segalanya (daging dan tumbuhan) misalnya tikus.


4. Tumbuh dan Berkembang

Manusia mulai dari bayi tumbuh menjadi anak-anak hingga menjadi tua, telor ayam yang menetas menjadi anak ayam hingga menjadi ayam dewasa, sehingga dapat diartikan bahwa tumbuh ialah perubahan bentuk tubuh karena akibat bertambahnya jumlah sel dalam tubuh. Tumbuhan pun tumbuh mulai dari biji terus menjadi tumbuhan kecil hingga menjadi tumbuhan yang tinggi dan besar.

Sedangkan berkembang merupakan proses menuju kedewasaan misalkan dari pola pikir dan tingkah laku. Pertumbuhan pada manusia dan hewan tak selamanya akan berlangsung karena hanya bersifat terbatas, maksudnya hanya akan tumbuh dan berkembang sampai usia-usia tertentu saja setelah itu pertumbuhannya akan mulai melambat dan pada akhirnya berhenti. Beda dengan tumbuhan yang mana akan selalu tumbuh dan besar selama hidupnya.

5. Mengeluarkan Zat-Zat Sisa (Ekskresi)

Semua makanan dan minuman yang di konsumsi makhluk hidup tidak semuanya dapat diserap oleh tubuh, karena zat sisa identik berbahaya sehingga harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Organ ekskresi pada manusia yaitu paru-paru, ginjal, kulit, dan anus. Paru-paru mengeluarkan zat sisa berupa karbon dioksida, kulit mengeluarkan keringat, ginjal mengeluarkan air seni atau urine, dan anus mengeluarkan zat sisa berupa feses.

Sedangkan tumbuhan mengeluarkan zat sisa berupa oksigen yang dikeluarkan melalui bagian stomata dan lentisel, dan hewan mengeluarkan zat sisa seperti halnya seperti manusia.

6. Berkembang biak (Reproduksi)

Makhluk hidup tidak dapat hidup selamanya, oleh sebab itu untuk melestarikan keturunannya agar tidak punah makhluk hidup melakukan proses berkembang biak. Makhluk hidup dapat berkembang biak karena bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina, misalkan manusia dapat berkembang biak karena adanya perkawinan begitu halnya dengan hewan (mamalia melahirkan dan unggas bertelur), sedangkan tumbuhan berkembang biak dengan cara tunas dari biji tumbuhan tersebut. Selain itu ada juga beberapa cara tumbuhan berkembang biak yaitu dengan cara di cangkok, stek atau merunduk.

Selain itu ada juga makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara membelah diri, misalkan amoeba. Makhluk ini bentuknya sangat kecil dan hanya mampu di lihat dengan mikroskop.

7. Peka terhadap rangsang (Iritabilitas)

Setiap makhluk hidup baik itu manusia, hewan atau tumbuhan memiliki alat indra yang berguna untuk menerima rangsangan dari luar. Rangsangan pada makhluk hidup berbeda-beda seperti manusia memiliki alat indra peraba (kulit) yang mana berguna menerima rangsangan berupa suhu panas, dingin atau gigitan serangga sedangkan pada hewan seperti binatang kaki seribu akan menggulungkan badannya apabila merasa dirinya terancam da mendapat serangan dari hewan lain .

Ada lima alat indra yang terdapat pada setiap manusia dan hewan yaitu mata, hidung, telinga, mulut, lidah dan kulit, semua memiliki fungsi dan peran yang berbeda-beda. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga peka terhadap rangsangan. Misalkan pada gerakan tumbuhan yang mendekati ke arah datangnya sinar, dan gerakan daun pada tumbuhan putri malu jika tersentuh.

8. Menyesuaikan diri terhadap lingkungan (Adaptasi)

Pengertian dari adaptasi yaitu kemampuan makhluk hidup untuk bertahan hidup serta menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Adaptasi pada makhluk hidup jelas berbeda-beda tergantung pada habitat yang ditempati, misalkan manusia memiliki kaki dan tangan yang dipergunakan untuk melakukan aktivitas yang berbeda dengan hewan. Sedangkan hewan dari bentuk fisik jelas berbeda dengan manusia seperti bentuk paruh atau kaki, yang mana semua itu di sesuaikan dengan jenis makanan yang di konsumsi.

Dan adaptasi pada tumbuhan dapat dilihat dari bentuk daun maupun bentuk akarnya yang disesuaikan dengan tempat tinggalnya, karena tumbuhan ada yang hidup di tempat yang berair, panas dan lembab.

Adaptasi pada makhluk hidup dibagi menjadi tiga macam


I. Adaptasi morfologi

Yaitu kemampuan menyesuaikan diri terhadap bagian tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan hidupnya guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Misalkan bentuk kaki dan cakar pada unggas, bentuk paruh pada burung dan lain-lain

II. Adaptasi fisiologi

Yaitu kemampuan menyesuaikan diri terhadap perbedaan fungsi dari bagian-bagian tubuh yang dipengaruhi oleh lingkungan. Misalkan pada musim dingin manusia akan cenderung buang air kencing, hewan unta memiliki punuk untuk menyimpan lemak, musang yang memiliki kelenjar bau, dan lain-lain.

III. Adaptasi tingkah laku

Yaitu kemampuan menyesuaikan tingkah laku terhadap lingkungan. Adaptasi tingkah laku cenderung dengan tindakan makhluk hidup untuk melindungi diri dari serangan pemangsa. Misalkan bunglon yang mengubah warna ketika ada serangan, cecak memutuskan ekor untuk mengelabui musuhnya (autotomi) dan lain-lain.


9. Memerlukan suhu tertentu

Makhluk hidup memiliki ukuran suhu lingkungan tertentu untuk dapat bertahan hidup, tumbuhan dan hewan mempunyai suhu rata-rata 50 C – 400 C agar mampu hidup dengan baik pada lingkungannya. Oleh karena itu ada beberapa tempat yang suhunya ekstrim yang memungkinkan ada beberapa makhluk hidup yang tidak dapat hidup di tempat tersebut.

10. Melakukan metabolisme

Beberapa hal yang berkaitan dengan metabolisme adalah sistem pernapasan dan ekskresi. Manusia, tumbuhan dan hewan juga melakukan proses metabolisme supaya dapat menghasilkan energi yang berguna untuk melakukan pertumbuhan, bergerak, berkembang dan lain-lain.

Demikian 10 ciri-ciri makhluk hidup beserta penjelasan dan contohnya, dari informasi di atas tentu anda sudah dapat membedakan antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat untuk anda dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel