-->

7 Faktor Penyebab Mengapa Siswa Malas Belajar di Sekolah

7 Faktor Penyebab Mengapa Siswa Malas Belajar di Sekolah - Orang yang pernah bersekolah tentu pernah mengalami yang namanya malas belajar, siswa yang malas belajar biasanya memiliki alasan dan penyebab yang mempengaruhi menurunnya semangat dalam mengikuti pelajaran di sekolah. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang siswa malas belajar di sekolah meliputi mata pelajaran, guru mata pelajaran, sibuk bermain hp, proses belajar mengajar, situasi kelas, penempatan mata pelajaran dan waktu lamanya di sekolah.

Penyebab malas belajar

7 Penyebab Mengapa Siswa Malas Belajar Di Sekolah


1. Mata pelajarannya


Setiap siswa pasti memiliki perbedaan dalam menyukai mata pelajaran, ada yang menyukai mata pelajaran bahasa inggris, matematika, fisika, kimia, bahasa indonesia dan sebagainya. Mereka menyukai salah satu mata pelajaran tersebut karena materinya tergolong mudah untuk dipelajari dan ahli di mata pelajaran tersebut. Dan saat dia bertemu dengan mata pelajaran yang tidak di sukai, dia enggan dan malas untuk mengikuti pelajaran tersebut dan bahkan ada yang tidak masuk kelas.

Oleh sebab itu, sebagai Bapak / Ibu guru dianjurkan untuk selalu memberikan saran dan motivasi-motivasi kepada para siswanya bahwasanya pendidikan itu sangat penting sekali dan apa pun mata pelajarannya diharapkan para siswa sangat diwajibkan untuk selalu mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik, karena semua itu demi kemajuan mengejar masa depan.


2. Guru Mata Pelajaran

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bertugas mengajarkan kepada para siswa tentang budi pekerti, disiplin dan mengajarkan materi-materi yang dapat bermanfaat untuk siswanya di masa yang akan datang. Salah satu penyebab mengapa siswa malas untuk belajar di sekolah yaitu guru mata pelajarannya, karena tak semua guru di sekolah mampu membuat para siswa merasa enjoy dan senang.

Ada beberapa kriteria yang digunakan oleh siswa untuk menilai Bapak / Ibu guru seperti sikapnya kepada siswa, cara menjelaskan pelajaran, kehadiran di kelas dan metode belajar yang digunakan. Seharusnya dalam hal ini ada keterbukaan antara guru dan siswa, supaya dapat mengetahui apa dan bagaimana yang harus dilakukan agar terciptanya kegiatan belajar yang menyenangkan namun serius ketika belajar.

3. Sibuk Bermain Handphone (HP)


Teknologi memang memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi kehidupan masyarakat. Akan tetapi, apabila anda tidak dapat memanfaatkan dengan baik maka akibatnya akan merugikan diri sendiri. Siswa yang membawa HP ke sekolah cenderung lebih asyik bermain HP dari pada mengikuti pelajaran, ada yang asyik menonton youtube, sms-an, buka sosmed, dan bermain game. Sehingga siswa malas untuk mengikuti pelajaran yang sedang berlangsung.

Sekolah sudah melarang siswanya untuk tidak membawa HP ke sekolah, namun masih banyak siswa yang cerdik dan melanggar peraturan tersebut. Demi kemajuan prestasi siswanya, sekolah perlu melakukan tindakan tegas seperti melakukan razia rutin.


4. Prose Belajar Mengajar

Seorang guru memiliki metode belajar yang berbeda-beda dalam menyampaikan materi pelajaran, metode belajar yang digunakan atau diterapkan harus disesuaikan dengan kemampuan siswa supaya apa yang dijelaskan dapat diserap dan dicerna dengan mudah oleh para siswa. Akan tetapi, ada sebagian siswa yang tidak suka dengan metode belajar yang digunakan sehingga dapat membuat siswa merasa jenuh dan malas untuk belajar.

Hal yang membuat siswa mudah jenuh seperti mencatat materi pelajaran yang begitu banyak dan terus menerus tanpa di jelaskan dan memberikan latihan soal yang terus menerus. Metode belajar memang sangat dibutuhkan namun harus memiliki trik untuk menarik simpati para siswa agar mereka nyaman dan senang untuk belajar seperti melakukan kegiatan berdiskusi untuk memberikan peluang kepada siswa untuk bertukar pikiran, lebih banyak praktek dari pada di kelas, belajar di luar kelas (di ruang terbuka) dan melakukan studi banding dengan sekolah lain.

5. Situasi Di Kelas

Suasana kelas yang tidak mendukung dapat membuat siswa menjadi malas untuk belajar, situasi dan kondisi di kelas meliputi dari suasana yang kurang tenang, kebersihan kelas, gangguan dari siswa lain dan suhu di dalam ruang kelas. Ketenangan kelas memang sangat diperlukan demi menjaga kosentrasi siswa dan suhu ruangan yang terlalu panas dan tertutup dapat berpengaruh bagi kenyamanan para siswa.

6. Penempatan mata pelajaran

Penempatan jam belajar dan mata pelajaran yang kurang tepat dapat membuat siswa menjadi malas belajar, ada jam-jam rawan yang membuat siswa merasa mengantuk dan kelelahan yaitu jam terakhir menjelang pulang sekolah. Ditambah lagi penempatan mata pelajaran yang kurang tepat dan tergolong sulit serta susah untuk dicerna oleh siswa, mata pelajaran seperti bahasa indonesia, kesenian, mulok, agama sangat baik di tempatkan di jam-jam akhir menjelang pulang sekolah. Sedangkan matematika, bahasa Inggris, fisika, kimia di tempatkan pada jam pagi supaya siswa dapat lebih bisa fokus untuk mengikuti pelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penempatan mata pelajaran yang kurang tepat dapat berpengaruh pada semangat siswa untuk belajar di sekolah.

7. Waktu Lamanya Di Sekolah

Semakin tinggi tingkat pendidikannya maka semakin banyak pula waktu belajar yang digunakan di sekolah sehingga kebanyakan siswa merasa bahwa berada di sekolah itu sangatlah lama sekali mulai dari jam 07.00 sampai jam 14.00. Tidak terasa 7 jam siswa berada di sekolah dan membuat siswa jenuh dan malas mengikuti pelajaran, apa lagi masih ada kegiatan tambahan sepulang sekolah seperti ekstrakurikuler (pramuka, praktek, drum band).


Memang tak semua siswa dapat menerima peraturan yang sudah di tetapkan dari sekolah maupun dari dinas pendidikan, oleh sebab itu mau tak mau siswa harus bisa mengikuti peraturan yang sudah dibuat. Semua itu demi terciptanya siswa yang disiplin, cerdas dan memiliki akhlak yang baik. Nah, teman-teman itulah informasi seputar 7 Faktor Penyebab Mengapa Siswa Malas Belajar di Sekolah. semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel